beritadunesia-logo

Tambang Emas Cikotok

Kondisi geologi wilayah Provinsi Banten memungkinkan berkembangnya usaha geowisata yang sesuai dengan karakteristik wilayah yang ada. Potensi geowisata yang ada sampai saat ini belum dapat dimanfaatkan secara optimal, hal ini berkaitan dengan sarana dan prasarana pendukung serta promosi yang harus lebih ditingkatkan, sehingga pada gilirannya potensi geowisata ini dapat menjadi andalan untuk meningkatkan PAD provinsi Banten.

Salah satu potensi geowisata, bekas tambang emas Cikotok dapat dijadikan salah satu potensi unggulan yang dapat menghasilkan PAD bagi Provinsi Banten. Tambang emas Cikotok ini merupakan sebagian tambang tertua di kawasan Asia Tenggara yang masih terawat baik sehingga bisa dimanfaatkan untuk obyek pendidikan dan wisata geologi.

Eksplorasi bahan tambang berupa emas di Cikotok sudah dilakukan sejak tahun 1936.  Tersebutlah seorang geolog asal Belanda, namanya Ir W.F. Oppenoort. Dengan bekal ilmu yang dimiliki, ia tertarik untuk meneliti dan mencari isi perut bumi Cikotok, yang kini masuk wilayah Provinsi Banten. Usahanya tak gampang dan butuh waktu yang panjang. Ia butuh waktu sekitar enam tahun. Ternyata, semuanya tak sia-sia. Deposit emas berhasil ditemukan di wilayah tersebut.

Kegigihan Oppenoort itu membuat pemerintah Hindia Belanda bungah. Bongkah-bongkahan tanah yang mengandung emas sudah terbayang di benak mereka. Nah, untuk mengeruk kandungan emas di Cikotok, Belanda mendirikan perusahaan NV Mynbauw Maatchappij Zuid Bantam. Pada 1942, Jepang masuk ke Indonesia setelah mengalahkan Belanda. Tentu saja mereka pun tergiur meneruskan eksplorasi emas di Cikotok. Untuk keperluan itu, Jepang menunjuk perusahaan Mitsi Kosha Kabushikikaisha. Sekali lagi, bongkah-bongkahan emas berpindah dari Cikotok. Jika sebelumnya masuk ke kantong Belanda, kini pindah ke kantong Jepang.

Terowongan-terowongan bekas penggalian, peralatan yang digunakan, semuanya masih bisa disaksikan, misalnya bekas terowongan Cikebo, Ciputer, Cipicung, Cirotan, Cimari, Lebak Sembada, dan Cipangleseran. Tempat ini bisa juga dijadikan sebagai pusat pendidikan pertambangan bagi aparatur Pemerintahan baik dari Provinsi Banten ataupun dari Provinsi lainnya. Selain itu tambang emas di Cikotok bisa juga dijadikan sebagai laboratorium alam yang akan sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan ilmu kebumian.